PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat, BMKG menegaskan istilah “Menunggu Waktu”

admin by admin
23/12/2025
in Lingkungan, Nasional
0
Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat, BMKG menegaskan istilah “Menunggu Waktu”

Peta Bahaya Gempa Catat 14 Zona Megathrust, Risiko Gempa Besar Meningkat.

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah memperbarui Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia pada 2024. Dalam rilis terbaru menyebutkan jumlah zona megathrust di Indonesia bertambah menjadi 14 titik, naik dari 13 zona pada peta tahun 2017. Pembaruan ini sekaligus menunjukkan peningkatan potensi bahaya gempa di sejumlah wilayah.

You might also like

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

Kejari Jaksel Terima Ratusan Barang Bukti Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sekaligus Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Iswandi Imran, menyebut peta 2024 menampilkan perubahan signifikan dibandingkan peta sebelumnya. Ia menilai kerapatan kontur bahaya gempa yang lebih rapat mengindikasikan risiko yang meningkat di beberapa kawasan.

Menurut Iswandi, perbedaan visual pada peta bukan sekadar teknis pemetaan, melainkan mencerminkan pemahaman ilmiah terbaru terhadap aktivitas seismik Indonesia. Peningkatan resolusi data menunjukkan adanya wilayah yang kini dinilai lebih rentan terhadap gempa besar.

Dalam peta terbaru, Zona Megathrust Jawa tercatat memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum hingga 9,1. Sementara zona Mentawai-Pagai, Mentawai-Siberut, dan Enggano berpotensi memicu gempa hingga magnitudo 8,9. Potensi terbesar berada di Zona Megathrust Aceh–Andaman dengan magnitudo maksimum mencapai 9,2.

Sebaran zona megathrust tidak hanya berada di Sumatra dan Jawa. Peta juga mencatat zona aktif di wilayah Sumba, Sulawesi Utara, Palung Cotobato, hingga perairan Filipina Selatan dan Filipina Tengah, menegaskan kompleksitas sistem subduksi di kawasan Indonesia dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengungkapkan bahwa dua zona megathrust, yakni Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, saat ini berada dalam kondisi seismic gap. Kedua wilayah tersebut telah ratusan tahun tidak melepaskan energi gempa besar, masing-masing sejak peristiwa pada 1757 dan 1797.

BMKG menegaskan, istilah “menunggu waktu” yang kerap digunakan untuk zona seismic gap tidak berarti memprediksi kapan gempa akan terjadi. Istilah tersebut merujuk pada akumulasi energi tektonik akibat lamanya periode tanpa gempa besar.

BMKG menyatakan penggunaan istilah tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan berbasis data geologi dan sejarah kegempaan, bukan untuk menimbulkan kepanikan publik. Lembaga itu menekankan bahwa waktu kejadian gempa besar tetap tidak dapat diprediksi secara pasti.

Sementara itu, Profesor Kosuke Heki dari Hokkaido University, Jepang, menilai Indonesia memiliki kemiripan karakter geologi dengan Nankai Trough, salah satu zona megathrust paling aktif di Jepang. Ia menyebut gempa besar di zona tersebut kerap terjadi dalam interval 50 hingga 100 tahun.

Heki menjelaskan bahwa pemantauan deformasi kerak bumi jangka panjang menjadi kunci penting mitigasi gempa. Teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) serta pengukuran geodesi dasar laut dinilai mampu membaca akumulasi tegangan di zona subduksi.

Ia juga menyoroti fenomena slow slip event atau pergeseran lambat yang sering muncul sebelum gempa besar. Fenomena ini, meski bergerak perlahan, dinilai dapat menjadi indikator penting dalam sistem peringatan dini.

Dengan banyaknya zona subduksi aktif, mulai dari Mentawai, Jawa, Bali, Lombok hingga Maluku, Indonesia dinilai memiliki peluang besar memanfaatkan teknologi pemantauan modern. Peta terbaru dengan 14 zona megathrust menjadi pengingat bahwa risiko gempa besar nyata dan membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan, terutama dalam penguatan infrastruktur dan mitigasi bencana.***

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

by admin
09/07/2026
0
Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Tragedi ledakan benda diduga mortir mengguncang Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Tiga warga meninggal dunia setelah benda berbahaya tersebut meledak saat diduga...

Read more

Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

by admin
04/07/2026
0
Polemik Gaji Dosen Unair Viral, Kampus Tegaskan Penghasilan Tak Hanya Gaji Pokok

Universitas Airlangga (Unair) memberikan penjelasan terkait besaran penghasilan dosen tetap non-ASN setelah kesaksian salah seorang dosennya di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan publik. Sebelumnya, dosen tersebut mengungkapkan bahwa...

Read more

Kejari Jaksel Terima Ratusan Barang Bukti Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

by admin
22/06/2026
0
Audit Besar-besaran di BGN Dimulai, Seluruh Pengadaan Program MBG Diperiksa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan menerima ratusan barang bukti dari penyidik Polda Metro Jaya terkait perkara dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang berkaitan dengan isu ijazah...

Read more

BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

by admin
19/06/2026
0
BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons protes sejumlah mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait penghentian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah. Wakil Kepala...

Read more

Audit Besar-besaran di BGN Dimulai, Seluruh Pengadaan Program MBG Diperiksa

by admin
15/06/2026
0
Audit Besar-besaran di BGN Dimulai, Seluruh Pengadaan Program MBG Diperiksa

Kejaksaan Agung memperluas penelusuran dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memeriksa seluruh proses pengadaan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut dilakukan...

Read more
Next Post
Relawan Prabowo Setya Kita Pancasila Apresiasi Kinerja Imigrasi Ngurah Rai Awasi Aktivitas WNA di Bali

Relawan Prabowo Setya Kita Pancasila Apresiasi Kinerja Imigrasi Ngurah Rai Awasi Aktivitas WNA di Bali

Related News

Daftar Lengkap Harga BBM Turun Awal April, Perbandingan Tarif Vivo, Shell, BP & Pertamina

Daftar Lengkap Harga BBM Turun Awal April, Perbandingan Tarif Vivo, Shell, BP & Pertamina

05/04/2025
10 Daun Penurun Demam yang Mudah Ditemukan dan Aman Digunakan

10 Daun Penurun Demam yang Mudah Ditemukan dan Aman Digunakan

10/11/2025
Pakai B40, Indonesia Berhenti Impor Solar 2026

Pakai B40, Indonesia Berhenti Impor Solar 2026

05/01/2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?