PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kata Pakar Vaksin Prof. Amin Soebandrio Mengapa Bayi Harus Diimunisasi?

admin by admin
15/06/2025
in Lifestyle
0
Kata Pakar Vaksin Prof. Amin Soebandrio Mengapa Bayi Harus Diimunisasi?

Prof Amin Soebandrio, pakar dan peneliti vaksin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mengapa bayi harus diimunisasi? Vaksinasi menjadi salah satu langkah paling efektif dalam membangun kekebalan tubuh. “Terutama dalam mencegah penyebaran penyakit menular secara luas,” kata pakar dan peneliti vaksin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Amin Soebandrio.

You might also like

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

Dalam pelatihan yang membahas “Penguatan Kesadaran Publik tentang imunisasi” di Hotel Erian, Jakarta Pusat, pada Jumat, 13 Juni 2025, dia menjelaskan saat seseorang terinfeksi suatu virus, tubuh secara alami akan membentuk antibodi sebagai respons perlindungan. Jika terjadi paparan ulang, tubuh akan bereaksi lebih cepat karena sudah mengenal virus tersebut.

“Proteksi yang muncul secara alami itu bisa kuat, tapi kita tidak pernah tahu seberapa parah gejala saat paparan pertama,” ungkapnya. Oleh sebab itu, vaksinasi berperan sebagai simulasi infeksi pertama yang lebih aman. Dengan kata lain, respon pertama yang tidak bisa diprediksi itu, akhirnya dibuat secara artifisial melalui vaksin. “Ini bertujuan agar tubuh sudah siap saat terpapar virus sesungguhnya.”

Prof Amin menegaskan, imunisasi pada bayi bertujuan membangun proteksi individu sejak dini, sehingga terhindar dari infeksi berat. Namun, ia mengingatkan bahwa perlindungan individu saja tidak cukup jika lingkungan sekitar juga tidak memiliki kekebalan.

Misalnya, dalam suatu populasi (kelompok) ada satu yang sakit dan lainnya tidak punya kekebalan, maka virus akan mudah menyebar. Orang yang terinfeksi belum tentu langsung sakit. “Tapi dia jadi pembawa virus dan menularkannya ke keluarga di rumah, atau ke orang di sekitarnya,” ujar Prof. Amin.

Sebagai contoh, ia menyebutkan penyakit cacar yang memiliki indeks penularan tinggi. “Satu orang bisa menularkan ke 10 orang. Bayangkan jika itu terjadi tiap dua hari. Ini yang harus kita potong rantainya,” katanya.

Prof. Amin mengungkapkan, kekebalan kelompok hanya bisa dicapai jika sebagian besar populasi memiliki imunitas. Cara mencapainya bisa melalui infeksi alami, pemberian ASI, dan vaksinasi/imunisasi.

Namun, pendekatan kekebalan alami dinilai tidak efektif karena tingginya risiko. Dalam kasus ini, kata dia, beberapa negara sempat mencoba cara membiarkan orang terpapar penyakit untuk membentuk imunitas alami. “Tapi faktanya, korban jiwa terlalu banyak. Risiko seperti ini tidak sebanding,” ujarnya.

Untuk itu, vaksinasi menjadi solusi yang lebih aman dan terkontrol. Ia juga menyoroti tiga tantangan dalam pelaksanaan vaksinasi, yakni Sediaan atau asal atau sumber vaksin itu; lalu ketersediaan, merupakan jenis vaksin yang tersedia dan; Kesediaan, atau kemauan orang untuk divaksin.

“Kesediaan ini yang paling penting. Harus ada advokasi yang kuat ke masyarakat agar penolakan terhadap vaksin bisa ditekan,” sebut anggota Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia (IKAGI).

Dia juga mengingatkan agar kita tidak hidup terlalu steril. Sebab manusia sudah mempunyai proteksi alami pada setiap bagian anggota tubuh. “Kita juga jangan kelewat bersih, tubuh perlu belajar membentuk kekebalan. Tapi itu bukan berarti abai terhadap perlindungan dasar seperti vaksinasi,” ujarnya.***

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

by admin
05/07/2026
0
Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Matras yoga bukan sekadar alas latihan. Bagi praktisi yoga, matras berperan penting dalam kenyamanan, keamanan, dan kualitas gerakan. Matras yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan, mengurangi risiko cedera,...

Read more

Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

by admin
24/06/2026
0
Membaca Al-Qur’an Diyakini Bantu Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran

Di tengah meningkatnya tekanan hidup modern, banyak orang mencari cara untuk menenangkan pikiran dan meredakan stres. Salah satu kebiasaan yang kembali mendapat perhatian adalah membaca kitab suci Al-Qur'an...

Read more

Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

by admin
15/06/2026
0
Kenapa Jendela Pesawat Tidak Kotak? Ternyata Ini Alasan Teknis di Baliknya

Bentuk jendela pesawat yang melengkung dan tidak bersudut ternyata bukan hasil pertimbangan desain semata. Di balik tampilannya yang sederhana, terdapat alasan teknis dan keselamatan penerbangan yang sangat penting...

Read more

“In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

by admin
14/06/2026
0
“In This Economy”: Ketika Keluhan Ekonomi Menjadi Tren, Bagaimana Islam Memandangnya?

Ungkapan "In This Economy?" semakin sering muncul di media sosial dalam beberapa tahun terakhir. Frasa yang berasal dari bahasa Inggris itu digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi yang dianggap...

Read more

Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

by admin
12/06/2026
0
Lima Superfood Alami yang Ternyata Sudah Dikenal Sejak Zaman Nabi, Mudah Ditemukan dan Kaya Manfaat

Gaya hidup sehat berbasis makanan alami semakin diminati masyarakat modern. Namun, jauh sebelum istilah “superfood” populer, sejumlah bahan pangan bergizi tinggi ternyata sudah dikenal dan dikonsumsi sejak berabad-abad...

Read more
Next Post
Naik 8,2 Persen, Utang Luar Negeri RI Tembus US$ 431,5 Miliar per April 2025

Naik 8,2 Persen, Utang Luar Negeri RI Tembus US$ 431,5 Miliar per April 2025

Related News

KPK Dalami Dugaan Suap PLTU 2 Cirebon atas Permintaan Jaksa Korea Selatan

KPK Dalami Dugaan Suap PLTU 2 Cirebon atas Permintaan Jaksa Korea Selatan

28/05/2025
Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

Latihan Militer China dan Rusia Dimulai, Kapal Perang Hingga Kapal Selam Dikerahkan

06/07/2026
Work from Anywhere: Tren Digital Nomad yang Mengubah Dunia Kerja

Work from Anywhere: Tren Digital Nomad yang Mengubah Dunia Kerja

04/11/2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?