PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Ekbis

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

admin by admin
18/06/2026
in Ekbis
0
RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2027.

You might also like

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Asumsi Dasar Kebijakan Fiskal, Defisit, dan Pembiayaan KEM-PPKF 2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan hasil pembahasan yang telah disetujui bersama pemerintah akan menjadi bagian dari Nota Keuangan RAPBN 2027 yang nantinya disampaikan Presiden kepada DPR.

“Seluruh hasil kesepakatan Panja bersama pemerintah harus menjadi bagian dari Nota Keuangan yang akan dibacakan Presiden,” ujar Said dalam rapat tersebut.

Dalam kesepakatan itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 ditargetkan berada pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Target tersebut dipasang sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong percepatan pembangunan dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, DPR dan pemerintah juga menyepakati sejumlah asumsi makro lainnya. Tingkat inflasi dipatok pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen, sementara nilai tukar rupiah diproyeksikan berada pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.

Adapun tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun diperkirakan berada di level 6,5 persen hingga 7,3 persen. Sementara harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) diasumsikan berada pada rentang US$70 hingga US$95 per barel.

Di sektor energi, Banggar dan pemerintah juga menyepakati target lifting minyak bumi sebesar 605 ribu hingga 620 ribu barel per hari, sedangkan lifting gas bumi ditargetkan mencapai 953 ribu hingga 1,02 juta barel setara minyak per hari.

Tak hanya indikator ekonomi, pembahasan KEM-PPKF 2027 juga menetapkan sejumlah sasaran pembangunan nasional. Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan berada pada kisaran 6,5 persen hingga 7,5 persen, sementara kemiskinan ekstrem ditargetkan mendekati nol persen.

Untuk tingkat pengangguran terbuka, pemerintah membidik angka 4,44 persen hingga 4,96 persen, sedangkan rasio gini ditargetkan berada pada rentang 0,377 hingga 0,380 sebagai indikator pemerataan pendapatan masyarakat.

Di sisi fiskal, defisit APBN 2027 dirancang tetap terkendali pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan fiskal negara sekaligus memberikan ruang bagi pembiayaan program-program prioritas pemerintah.

Said Abdullah menegaskan target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi harus dibarengi dengan kebijakan transformasi struktural yang mampu meningkatkan produktivitas nasional, memperkuat investasi, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Menurutnya, asumsi makro yang disepakati tidak hanya menjadi angka dalam dokumen anggaran, tetapi juga mencerminkan optimisme terhadap kemampuan ekonomi Indonesia menghadapi tantangan global yang masih penuh ketidakpastian.

Setelah disetujui di tingkat Panja, hasil pembahasan tersebut akan dibawa ke Tim Perumus (Timus) sebelum difinalisasi dan dimasukkan ke dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 yang akan disampaikan Presiden pada pertengahan Agustus mendatang.

Kesepakatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan RAPBN 2027 karena akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan fiskal, strategi pembangunan nasional, serta alokasi anggaran untuk berbagai sektor prioritas.

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
09/07/2026
0
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham utama Indonesia bergerak naik dan bertahan di level...

Read more

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

by admin
07/07/2026
0
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Bank sentral menegaskan pergerakan mata uang Garuda masih berada dalam koridor...

Read more

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

by admin
05/07/2026
0
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya memberikan penjelasan terkait kabar yang menyebut sekitar 90 persen karyawan Tokopedia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan menegaskan bahwa informasi yang beredar...

Read more

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

by admin
03/07/2026
0
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan performa impresif. Pada sesi penutupan Jumat (3/7), indeks menguat 2,28 persen dan berakhir di level 5.875,78, didorong aksi...

Read more

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

by admin
08/06/2026
0
Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menjadi sorotan pasar modal setelah menyetujui pembagian dividen besar kepada pemegang saham serta program pembelian kembali saham (buyback) dalam jumlah signifikan. Keputusan...

Read more
Next Post
BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

BGN Tegaskan SPPG Tak Dapat Insentif saat MBG Libur: No Service, No Pay

Related News

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia

BPOM Minta Nestlé Hentikan Sementara Distribusi Susu Formula Bayi di Indonesia

15/01/2026
Realme, Keluarkan Kamera Tele Dalam Ponsel

Realme, Keluarkan Kamera Tele Dalam Ponsel

23/03/2022
Lenovo Rilis Lenovo Tab, Tablet Terjangkau untuk Kebutuhan Sehari-hari, Berikut ini Spesifikasinya

Lenovo Rilis Lenovo Tab, Tablet Terjangkau untuk Kebutuhan Sehari-hari, Berikut ini Spesifikasinya

13/01/2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?