PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Berita

Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

admin by admin
28/10/2025
in Berita
0
Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

Menanam Asa di Tanah Lampung: Langkah Nyata Kasal Muhammad Ali untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DI HAMPARAN lahan hijau Lampung yang menguning menjelang panen, sekelompok prajurit TNI Angkatan Laut tampak sibuk. Bukan dengan seragam tempur atau derap barisan, melainkan dengan cangkul dan benih kedelai di tangan. Di tengah mereka, berdiri seorang pemimpin yang dikenal tegas namun humanis — Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), yang hari itu turun langsung ke lapangan.

You might also like

Kenaikan Harga Pertamax di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing, Perbandingan dengan Negara ASEAN Mencuat

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

Memilih Sampo Non-SLS yang Tepat untuk Rambut dan Kulit Kepala yang Lebih Sehat

Hari itu, Kamis, 23 Oktober 2025, bukan sekadar agenda kunjungan biasa. Laksamana Muhammad Ali datang membawa misi: memastikan bahwa visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto — membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan — benar-benar hidup di tengah rakyat.

“Setiap butir kedelai ini adalah wujud dari kemandirian. Kita tidak ingin hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” ucapnya lugas, memandang hamparan lahan yang kini menjadi proyek percontohan ketahanan pangan TNI AL di Lampung.

Dari Laut ke Ladang: TNI AL Mengubah Paradigma

Selama ini, TNI AL dikenal sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan laut Indonesia. Namun, di bawah kepemimpinan Laksamana Muhammad Ali, misi itu diperluas: dari menjaga perbatasan menjadi menjaga ketahanan pangan bangsa.

Prajurit TNI AL kini tak hanya bersentuhan dengan ombak dan garam laut, tapi juga tanah, bibit, dan harapan. Mereka membangun lahan produktif di kawasan pesisir, menanam kedelai, padi, dan tanaman pangan lainnya. Langkah ini bukan hanya tentang pertanian, tetapi tentang kedaulatan ekonomi masyarakat maritim.

“Prajurit kita tidak lagi hanya membawa senjata, tapi juga membawa cangkul. Karena yang kita bela bukan hanya kedaulatan teritorial, tapi juga perut rakyat,” ujar Kasal, yang dikenal konsisten mengusung pendekatan pembangunan humanis di tubuh TNI AL.

Kolaborasi Ilmu, Teknologi, dan Jiwa Bhakti

Dalam kunjungan itu, Kasal Muhammad Ali tak sendiri. Ia didampingi jajaran pimpinan TNI AL serta pakar bioteknologi Prof. Ali Zum Mashar, yang menjadi mitra strategis dalam mengembangkan bibit unggul dan teknologi pertanian adaptif.

Kolaborasi ini menjadi contoh konkret bahwa sinergi militer, akademisi, dan pemerintah daerah bisa melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi rakyat. “Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Dan itu hanya bisa dicapai jika semua elemen bangsa bersatu,” kata Prof. Ali Zum Mashar.

Di sisi lain, masyarakat pesisir Lampung menyambut hangat keterlibatan TNI AL. Mereka tak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian aktif dari proses produksi. Program ini membuka peluang kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa Indonesia mampu berdiri di atas hasil bumi sendiri.

Dari Lampung, Harapan Itu Tumbuh

Panen raya yang akan datang bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum — simbol kebangkitan bangsa menuju kemandirian pangan. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam panen perdana nanti, menegaskan komitmen pemerintah terhadap salah satu pilar utama Asta Cita.

Dari Sabang hingga Natuna, semangat ini terus mengalir. Di bawah komando Kasal Muhammad Ali, prajurit laut kini menjadi pionir pembangunan di wilayah pesisir. Di tangan mereka, laut dan darat menyatu dalam satu tujuan: menjamin rakyat Indonesia cukup makan dari tanahnya sendiri.

“Ini bukan akhir,” tegas Kasal sebelum meninggalkan lokasi. “Ini baru awal dari perjalanan panjang menuju kedaulatan pangan yang sesungguhnya.” ungkapnya.***

Tags: ketahanan panganTNI
Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Kenaikan Harga Pertamax di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing, Perbandingan dengan Negara ASEAN Mencuat

by admin
12/06/2026
0
Kenaikan Harga Pertamax di Indonesia Jadi Sorotan Media Asing, Perbandingan dengan Negara ASEAN Mencuat

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Indonesia menjadi perhatian sejumlah media asing, khususnya dari negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Kenaikan harga tersebut dinilai cukup...

Read more

Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

by admin
27/11/2025
0
Ketua Pansus DPRD Riau, Abdullah: Dorong APBD “Kembali ke Dua Digit”

PEKANBARU — DPRD Riau secara resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah, Kamis (27/11/2025). Langkah ini menjadi upaya serius untuk membalikkan tren penurunan pendapatan daerah dan mengembalikan...

Read more

Memilih Sampo Non-SLS yang Tepat untuk Rambut dan Kulit Kepala yang Lebih Sehat

by admin
16/11/2025
0
Memilih Sampo Non-SLS yang Tepat untuk Rambut dan Kulit Kepala yang Lebih Sehat

Kesadaran masyarakat terhadap produk perawatan rambut yang lebih aman dan ramah kulit semakin meningkat. Salah satu tren yang kini banyak diperbincangkan adalah penggunaan sampo non-SLS, yaitu sampo yang...

Read more

Game Digital Budaya Lokal, Cara Seru Menanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

by admin
12/10/2025
0

Di tengah derasnya arus game global yang mendominasi dunia anak-anak, sejumlah pendidik dan pengembang lokal mulai menghadirkan alternatif baru: game digital bertema budaya Indonesia. Salah satunya, pengembangan game...

Read more

Outfit Repeater: Dari “Fashion Crime” Jadi Tren Positif

by admin
23/08/2025
0
Outfit Repeater: Dari “Fashion Crime” Jadi Tren Positif

Dalam dunia mode, istilah outfit repeater sering kali memiliki konotasi negatif. Kata ini merujuk pada seseorang yang mengenakan pakaian yang sama berulang kali, terutama dalam kesempatan yang dianggap...

Read more
Next Post

Belanja Online Tetap Hemat: Tips Cerdas Agar Tidak Kalap Checkout

Related News

7 Buah Ini Baik Dikonsumsi Saat Sarapan

7 Buah Ini Baik Dikonsumsi Saat Sarapan

06/11/2021
Harga Emas Antam Pegadaian Turun — Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

Harga Emas Antam Pegadaian Turun — Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi

19/04/2025
Qatar Gandeng BTN, Suntik Investasi USD2 Miliar untuk Bangun 100.000 Rumah di Indonesia

Qatar Gandeng BTN, Suntik Investasi USD2 Miliar untuk Bangun 100.000 Rumah di Indonesia

08/04/2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?