PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kenapa Harga Emas Melonjak? BI Ungkap “Flight to Safety” Investor di Tengah Ketidakpastian Global

admin by admin
10/02/2026
in Ekbis
0
Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan harga emas dalam setahun terakhir tidak hanya terjadi secara lokal; fenomena ini mencerminkan arah investasi global di tengah ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar internasional. Bank Indonesia (BI) menjelaskan bahwa perilaku investor yang beralih ke aset aman menjadi salah satu faktor utama pemicu lonjakan tersebut.

You might also like

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

Menurut BI, investor di berbagai negara cenderung mengalihkan portofolio mereka dari instrumen berisiko seperti saham atau obligasi korporasi ke aset yang dianggap lebih stabil dan tahan krisis—termasuk emas. Emas memiliki karakteristik safe haven, yaitu aset yang nilainya sering meningkat saat pasar finansial global sedang tidak menentu.

“Flight to Safety”: Fenomena Perubahan Preferensi Investasi

Fenomena pergeseran ini dikenal sebagai flight to safety, yaitu ketika investor menjual aset berisiko dan mencari perlindungan di instrumen yang lebih aman seperti emas batangan, logam mulia. Dalam konteks ini, permintaan emas meningkat karena investor berusaha menjaga nilai dana mereka dari risiko volatilitas pasar.

Deputi Gubernur Senior BI menggambarkan perubahan perilaku investor ini sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi global—baik dari sisi geopolitik maupun kebijakan moneter. Tantangan ekonomi dunia yang tidak stabil mendorong permintaan emas sebagai sarana lindung nilai (hedge) terhadap risiko penurunan nilai aset lain.

Di pasar domestik, harga emas batangan Aneka Tambang (Antam) menunjukkan penurunan tipis pada perdagangan terbaru, menurun sekitar Rp7.000 per gram menjadi sekitar Rp2,947 juta per gram. Penurunan ini terjadi meskipun tren jangka panjang menunjukkan kecenderungan penguatan harga emas dalam periode satu tahun terakhir.

Anjloknya harga sementara ini dipengaruhi oleh pergerakan pasar internasional dan pergeseran preferensi investor yang sesekali memang mengambil keuntungan (profit taking) ketika harga emas mencapai level tertinggi tertentu. Momen profit taking ini adalah bagian dari dinamika pasar dan tidak serta merta menunjukkan tren jangka panjang yang melemah.

Konsep emas sebagai safe haven sudah dikenal luas di pasar finansial internasional. Ketika tingkat ketidakpastian meningkat—misalnya akibat konflik geopolitik, fluktuasi suku bunga, atau pelemahan mata uang—emas sering dipilih karena historisnya mempertahankan nilai relatif stabil. Permintaan terhadap emas tidak hanya datang dari investor ritel, tetapi juga dari dana investasi besar dan bahkan central banks di beberapa negara.

Selain itu, permintaan emas juga mencakup berbagai bentuk, seperti pembelian fisik (batangan atau koin), serta investasi melalui produk seperti exchange-traded funds (ETF) yang melacak harga logam mulia tersebut.

Lonjakan harga emas secara global berimplikasi pada pasar investasi domestik, terutama ketika investor lokal juga ikut melakukan diversifikasi ke aset aman. Dampak ini terlihat dari meningkatnya aktivitas pembelian emas baik dalam bentuk fisik maupun instrumen investasi berbasis logam mulia. Tren ini turut mempengaruhi permintaan mata uang asing, tekanan pada nilai tukar, serta dinamika aliran modal di pasar finansial Indonesia.

Di sisi lain, pihak central bank dan regulator pasar terus memantau pergerakan ini untuk memastikan stabilitas finansial tetap terjaga, mengingat perubahan besar pada preferensi investasi bisa berdampak lebih luas terhadap likuiditas dan sentimen pasar ke depan.

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Investor Kembali Borong Saham, IHSG Menguat ke Level 5.912 Sore Ini

by admin
09/07/2026
0
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali mengakhiri perdagangan di zona hijau. Pada penutupan sesi perdagangan Kamis (9/7/2026), indeks saham utama Indonesia bergerak naik dan bertahan di level...

Read more

Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

by admin
07/07/2026
0
Rupiah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Resmi Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) merespons pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat. Bank sentral menegaskan pergerakan mata uang Garuda masih berada dalam koridor...

Read more

Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

by admin
05/07/2026
0
Viral Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, GoTo Beri Klarifikasi Resmi

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya memberikan penjelasan terkait kabar yang menyebut sekitar 90 persen karyawan Tokopedia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan menegaskan bahwa informasi yang beredar...

Read more

Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

by admin
03/07/2026
0
Pasar Saham Bergairah, IHSG Naik ke 5.875 Usai 494 Emiten Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan performa impresif. Pada sesi penutupan Jumat (3/7), indeks menguat 2,28 persen dan berakhir di level 5.875,78, didorong aksi...

Read more

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

by admin
18/06/2026
0
RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)...

Read more
Next Post
KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

Related News

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

21/08/2025
5 Menit Menulis di Pagi Hari Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

5 Menit Menulis di Pagi Hari Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

04/10/2025
Ternyata Ini Alasan Taufik Hidayat Tak Mau Jadi Pelatih Bulutangkis

Ternyata Ini Alasan Taufik Hidayat Tak Mau Jadi Pelatih Bulutangkis

20/04/2022

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?