PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Finance

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

admin by admin
17/01/2026
in Finance
0
Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harga emas global melemah pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026—setelah reli panjang yang mendorong logam mulia mencetak rekor tertinggi. Aksi ambil untung investor serta meredanya ketegangan geopolitik mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

You might also like

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

Harga emas spot turun 0,5% ke level US$4.592,29 per ons pada pukul 13.39 waktu setempat AS. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah harian di US$4.536,49 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup melemah 0,6% ke US$4.595,40 per ons.

Meski terkoreksi, emas masih berada di jalur kenaikan mingguan sekitar 1,9%, menandai potensi penguatan untuk pekan kedua berturut-turut. Pada Rabu lalu, harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$4.642,72 per ons.

Analis Marex, Edward Meir, menilai pelemahan emas sejalan dengan koreksi umum di pasar komoditas setelah kenaikan agresif dalam beberapa pekan terakhir.

“Ini adalah pelemahan luas di komoditas akibat aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan di Timur Tengah juga memangkas premi geopolitik pada emas dan logam lainnya, terutama perak,” ujar Meir.

Ketegangan geopolitik global dinilai mulai mereda setelah aksi protes di Iran menurun. Di saat bersamaan, Presiden AS Donald Trump memilih pendekatan wait and see, sementara Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan berupaya memediasi situasi di Iran guna menurunkan eskalasi.

Faktor Perdagangan dan Kebijakan The Fed

Dari sisi perdagangan global, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Taiwan yang diumumkan Kamis lalu. Kesepakatan tersebut menurunkan tarif atas sejumlah ekspor semikonduktor Taiwan dan mendorong masuknya investasi baru ke sektor teknologi AS. Namun, langkah ini dinilai berpotensi memicu ketegangan baru dengan China.

Sementara itu, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Berdasarkan data LSEG, bank sentral AS diperkirakan menahan suku bunga hingga paruh pertama 2026, dengan peluang pemangkasan pertama sebesar 25 basis poin pada Juni.

Dalam kondisi normal, emas cenderung berkinerja positif saat suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi meningkat. Meski terkoreksi, prospek jangka menengah emas dinilai tetap solid.

“Saya masih melihat peluang emas mencapai US$5.000 per ons tahun ini, meskipun perjalanannya akan diwarnai koreksi-koreksi besar,” kata Meir.

Tekanan jual juga terjadi pada logam mulia lainnya. Harga perak spot anjlok 2,9% ke US$89,65 per ons, meski masih mencatat potensi kenaikan mingguan lebih dari 12% setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi US$93,57 per ons.

JP Morgan dalam catatannya menyebut harga perak kini rentan terhadap koreksi tajam, seiring meningkatnya risiko pasokan global, arus keluar ETF, melemahnya permintaan industri, serta pengetatan kebijakan perdagangan di China.

Sementara itu, harga platinum spot turun 3,3% ke US$2.330,67 per ons, namun masih mengarah ke kenaikan mingguan. Palladium juga melemah 0,6% ke US$1.790,78 per ons.

Dengan kombinasi faktor geopolitik yang lebih tenang, kebijakan moneter yang masih ketat, serta valuasi yang sudah tinggi, pasar menilai volatilitas harga emas masih akan berlanjut. Koreksi jangka pendek dinilai wajar, namun minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang belum sepenuhnya pudar.***

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

by admin
01/04/2026
0
Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Suasana berbeda terasa di halaman Kantor Pusat BRK Syariah, Pekanbaru, Rabu pagi (1/4/2026). Dalam balutan busana Melayu lengkap yang dikenakan seluruh pegawai, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60...

Read more

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

by admin
01/04/2026
0
Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 31 Maret 2026, di Ballroom Menara Dang Merdu, Pekanbaru....

Read more

Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

by admin
01/04/2026
0
Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

Pemerintah Provinsi Riau melakukan gebrakan besar dalam kebijakan fiskal dan perbankan daerah pada awal 2026. Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, terang-terangan mendorong seluruh kegiatan investasi baru di Bumi...

Read more

Update Harga Emas Pegadaian 26 Maret 2026

by admin
26/03/2026
0
Harga Emas Terkoreksi Usai Aksi Ambil Untung dan Redanya Ketegangan Geopolitik

Harga emas di Pegadaian pada Kamis, 26 Maret 2026, berdasarkan pembaruan terbaru, harga beli tabungan emas berada di angka Rp27.620 per 0,01 gram, sementara harga jual kembali atau...

Read more

Rekor Baru! Transaksi QRIS Meroket 133 Persen, Digitalisasi Finansial Kian Masif

by admin
18/03/2026
0
Rekor Baru! Transaksi QRIS Meroket 133 Persen, Digitalisasi Finansial Kian Masif

Tren digitalisasi keuangan di Indonesia semakin menunjukkan taringnya pada awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) melaporkan lonjakan drastis pada penggunaan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang tumbuh lebih dari dua...

Read more
Next Post
Dari Pengungsi Jadi Maestro Industri Chip: Kisah Sukses Jason Chang yang Berharta Rp186 Triliun

Dari Pengungsi Jadi Maestro Industri Chip: Kisah Sukses Jason Chang yang Berharta Rp186 Triliun

Related News

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

11/02/2026
Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

Kenapa iPhone Harus Update iOS? Ini Alasannya

21/08/2025
Persaingan AI Memanas, China Bangun Pusat Komputasi Super untuk Latih Model Canggih

Persaingan AI Memanas, China Bangun Pusat Komputasi Super untuk Latih Model Canggih

06/07/2026

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?