PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Teknologi

YouTube Klaim Sudah Blokir 83 Juta Video dan 7 Miliar Komentar

admin by admin
23/04/2021
in Teknologi
0
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YouTube mengklaim sudah menghapus 83 juta video dan 7 miliar komentar dalam platformnya selama ini. Video dan komentar tersebut dianggap tidak pantas dan melanggar aturan mereka.

You might also like

Inilah Keunggulan Galaxy Tab S8 Ultra, Tablet Terbaru dari Samsung

Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Gardan Motor Matic

Jennifer O’Connor, PM Director, Trust & Safety, YouTube, ada istilah baru yang saat ini sangat penting bagi YouTube. Namanya, Rasio Tontonan Melanggar ( Violative View Rate atau VVR).

Apa itu Violative View Rate ? Sederhananya, Violative View Rate adalah persentase penayangan di YouTube yang berasal dari konten yang melanggar kebijakan mereka. Atau, bisa juga disebut persentase video yang tidak pantas/melanggar kebijakan yang sudah terlanjur ditonton oleh pengguna.

”Tim kami mulai melacaknya pada 2017, dan sejak itu penuruannya mencapai 75 persen. Kami sangat bangga. Ini adalah metrik utama yang digunakan untuk mengukur upaya pemenuhan tanggung jawab kami. Dan target kami prosentasi VVR harus mendekati 0,” ujar Jennifer.

Jennifer mengklaim mereka sekarang dapat mendeteksi 94% dari semua konten yang melanggar di YouTube dengan pelaporan otomatis. Dari seluruh jumlah tersebut, 75% di antaranya bahkan dihapus sebelum 10 kali ditonton

YouTube ingin menjaga agar Violative View Rate ini tetap rendah. Karena itu mereka berinvestasi di teknologi machine learning, juga sumber daya manusia. Ada 20.000 orang pekerja manusia/human reviewer yang mengambil keputusan apakah sebuah konten melanggar atau tidak.

Dengan kombinasi machine learning dan pekerja manusia, YouTube menyebut prosentase VVR sangat rendah. Yakni, di angka 0,16-0,18%. Artinya, Dari setiap 10.000 penayangan di YouTube, 16-18 penayangan berasal dari konten yang melanggar.

”Persentase VVR turun lebih dari 70% dibanding kuartal yang sama 2017, sebagian besar berkat investasi kami dalam machine learning,” beber Jennifer.

Sebab, kecepatan, disebut Jennifer sangat penting untuk membuat VVR turun drastis. Dan ini sangat terbantu lewat machine learning yang bisa menyeleksi video dalam skala besar.

”Mana lebih berdampak, video melanggar yang mendapat 100 penayangan tetap bertahan di YouTube selama 24 jam? Atau video yang mencapai ribuan penayangan dalam beberapa jam pertama sebelum dihapus?” ujarnya. ”VVR adalah cara terbaik untuk memahami pengaruh konten berbahaya pada penonton,” tambahnya.

Cara Kerja VVR
VVR dihitung dengan mengambil sampel video di YouTube dan mengirimkannya kepada peninjau konten yang memberi tahu video mana yang melanggar kebijakan kami dan mana yang tidak.

Machine learning akan terus mempelajari hal tersebut, dan memperkecil konten-konten melanggar yang tidak terdeteksi sistem.

”Angka VVR akan selalu naik turun. Bisa naik drastis setelah kami memperbarui kebijakan. Karena akan semakin banyak konten yang tertangkap dan diklasifikasikan sebagai pelanggaran,” bebernya.

Ini terjadi ketika YouTube memperbarui kebijakan mereka pada 2020, terutama karena maraknya misinformasi terkait Covid-19. ”Kami melihat banyak misinformasi dan butuh waktu untuk membangun sistem dan mengaplikasikannya,” ujarnya.

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

Inilah Keunggulan Galaxy Tab S8 Ultra, Tablet Terbaru dari Samsung

by pontianakpos
15/02/2022
0
Inilah Keunggulan Galaxy Tab S8 Ultra, Tablet Terbaru dari Samsung

PONTIANAKPOS.COM - Galaxy Tab S8 Ultra menjadi tablet tergahar Samsung saat ini. Setidaknya ada lima kelebihan yang ditawarkan oleh perangkat yang dijual di Indonesia dengan harga Rp 20 juta...

Read more

Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Gardan Motor Matic

by pontianakpos
06/11/2021
0
Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Gardan Motor Matic

PONTIANAKPOS.COM - Selain oli mesin, motor matic memiliki satu lagi pelumas yang wajib diganti secara rutin. Pelumas tersebut adalah oli transmisi atau biasa juga disebut oli gardan. Fungsi...

Read more
Next Post

6 Alasan Kurma Paling Sering Dikonsumsi Saat Berbuka

Related News

KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

KRL 2026: Daftar Kota yang Masuk Rencana Perpanjangan Rute

10/02/2026
Setya Kita Pancasila: Gerakan Baru Penjaga Jati Diri Bangsa

Setya Kita Pancasila: Gerakan Baru Penjaga Jati Diri Bangsa

26/10/2025
7 Tips Melancarkan ASI secara Alami dan Efektif

7 Tips Melancarkan ASI secara Alami dan Efektif

07/08/2025

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?