PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik
No Result
View All Result
PontianakPos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Harga CPO Melemah, Pasar Tunggu Data Ekspor dan Produksi Malaysia

admin by admin
18/07/2025
in Ekbis
0
Harga CPO Melemah, Pasar Tunggu Data Ekspor dan Produksi Malaysia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harga CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia kembali ditutup melemah pada Rabu, 17 Juli 2025. Penurunan ini seiring sikap hati-hati para pelaku pasar yang tengah menanti data ekspor dan produksi utama yang akan dirilis pekan depan.

You might also like

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr. Sathia Varqa, mengatakan bahwa pelaku pasar saat ini cenderung menunggu sinyal pasar terbaru, khususnya data ekspor dan produksi Malaysia untuk periode 1 hingga 20 Juli.

“Data penting berikutnya adalah estimasi surveyor kargo untuk ekspor dan angka produksi dari Asosiasi Minyak Sawit Malaysia, yang dapat memberikan panduan lebih jelas bagi pasar,” ujarnya kepada Bernama.

Ia menjelaskan bahwa pasar CPO saat ini terlihat stagnan, terutama untuk kontrak jangka pendek mulai Agustus hingga Desember 2025 yang hanya menunjukkan sedikit pergerakan.

“Setelah dua sesi dengan fluktuasi tajam, pasar terlihat kehilangan arah. Harga sempat bergerak di dua sisi di awal perdagangan, namun akhirnya menetap di zona negatif menjelang penutupan,” imbuhnya.

Pada penutupan perdagangan:

  • Kontrak spot Agustus turun RM20 menjadi RM4.138 per ton
  • Kontrak September 2025 turun RM18 menjadi RM4.180 per ton
  • Kontrak Oktober 2025 turun RM14 menjadi RM4.210 per ton
  • Kontrak November 2025 turun RM16 menjadi RM4.217 per ton
  • Kontrak Desember 2025 turun RM20 menjadi RM4.213 per ton
  • Kontrak Januari 2026 turun RM27 menjadi RM4.205 per ton

Volume perdagangan tercatat naik menjadi 119.798 lot dari 90.890 lot pada sesi sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest meningkat menjadi 232.699 kontrak, dari sebelumnya 231.958 kontrak. Adapun harga CPO fisik untuk pengiriman Juli Selatan tetap stabil di posisi RM4.170 per ton.

— Bernama

Share30Tweet19
admin

admin

Recommended For You

RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

by admin
18/06/2026
0
RAPBN 2027 Disepakati, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 6,5 Persen

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal yang akan menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)...

Read more

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

by admin
08/06/2026
0
Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Tambah Aksi Buyback Rp4 Triliun untuk Perkuat Nilai Saham

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menjadi sorotan pasar modal setelah menyetujui pembagian dividen besar kepada pemegang saham serta program pembelian kembali saham (buyback) dalam jumlah signifikan. Keputusan...

Read more

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

by admin
07/06/2026
0
Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Tertekan: Omzet Anjlok hingga 35 Persen dan Daya Beli Turun

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil di lapangan. Salah satu yang paling merasakan imbasnya adalah pedagang tempe, yang...

Read more

Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

by admin
06/06/2026
0
Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

Pemerintah Indonesia menargetkan implementasi penuh perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) mulai berlaku pada awal 2027. Target tersebut ditetapkan setelah proses ratifikasi diharapkan dapat diselesaikan pada semester...

Read more

Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

by admin
12/03/2026
0
Biaya Ekspor Sawit Melonjak 50 Persen Akibat Konflik Timur Tengah, Industri CPO Indonesia Tertekan

Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai berdampak langsung pada sektor perdagangan global, termasuk industri kelapa sawit Indonesia. Ongkos pengiriman atau biaya ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude...

Read more
Next Post
Sektor Otomotif Tetap Optimistis Meski Pasar Mobil Dalam Negeri Lagi Lesu

Sektor Otomotif Tetap Optimistis Meski Pasar Mobil Dalam Negeri Lagi Lesu

Related News

5 Tips Travelling Jadul Ini Masih Relevan Dipakai Sekarang

5 Tips Travelling Jadul Ini Masih Relevan Dipakai Sekarang

06/03/2025

Teknik Pernapasan Sehat, Kunci Hidup Lebih Bahagia dan Panjang Umur

10/09/2025
KI Riau Prioritaskan Penyelesaian Sengketa Informasi 2025 Jelang Akhir Masa Jabatan

KI Riau Prioritaskan Penyelesaian Sengketa Informasi 2025 Jelang Akhir Masa Jabatan

22/01/2026

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita
  • Berita Nasional
  • Berita Video
  • berita-pilihan
  • Budaya
  • Edukasi
  • Ekbis
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Insight
  • Internasional
  • Islampedia
  • Kabar Ambon
  • Kabar Pontianak
  • Kesehatan
  • Kolom
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Matra
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Politik
  • property
  • Regional
  • Teknologi
  • Teknologi
  • Traveling
  • Travelling
PontianakPos

© 2026 PontianakPos.com.

  • REDAKSI
  • INFO IKLAN
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • TERM OF SERVICE
  • KONTAK

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kabar Pontianak
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Politik

© 2026 PontianakPos.com.